30 April 2015

SAJAK PERSAHABATAN

Dan seorang remaja berkata, "bicaralah pada kami tentang persahabatan".
Dan ia menjawab : "sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti di penuhi.
Dialah ladang hati yang kau taburi dengan kasih dan kau tuai dengan penuh rasa terima kasih.
Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Karena ia menghampiri saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa mau kedamaian.

Bila ia berbicara, mengungkapkan pikirannya,
kau tidak takut membisikkan kata "TIDAK" dikalbumu sendiri dan tiada kau menyembunyikan kata "YA".
Dan bilamana dia diam, hatimu berhenti dan mendengar hatinya, karena tanpa ungkapan kata dalam persahabatan, segala pikiran, hasrat dan keinginan dilahirkan bersama dan dikongsi, dengan kegembiraan tiada terkirakan.

Dikala terpisah dengan sahabat, tiadalah kau berduka cita, karena yang paling kau kasihi dalam dirinya.
Mungkin kau nampak lebih jelas dalam ketiadaanya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai daratan.
Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkayai roh kejiwaan, karena sahabat mencari sesuatu di luar jangkauan, bukanlah cinta tetapi sebuah jala yang ditebarkan, hanya menangkap yang tiada diharapkan.
Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.

Jika ia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenali pula musim pasangmu.
Gerangan apa sahabat itu jika kau senantiasa mencarinya untuk sekedar bersama dalam membunuh waktu ?
Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu !
Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu.
Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria dan berkongsi kegembiraan.
Karena dalam titisan kecil embun pagi, hati manusia menemui fajar dan gairah segar kehidupan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar