Translate

29 Oktober 2019

AKHIRNYA PT AMOEBA INTERNASIONAL (BISNIS QNET) DIMASUKKAN SEBAGAI INVESTASI ILEGAL OLEH SATGAS WASPADA INVESTASI KAPOLRES : INI KEMENANGAN RAKYAT INDONESIA. BISNIS SKEMA PIRAMIDA HARUS HILANG SELAMANYA DI INDONESIA



makassar_iinfo

AKHIRNYA PT AMOEBA INTERNASIONAL (BISNIS QNET) DIMASUKKAN SEBAGAI INVESTASI ILEGAL OLEH SATGAS WASPADA INVESTASI
KAPOLRES : INI KEMENANGAN RAKYAT INDONESIA. BISNIS SKEMA PIRAMIDA HARUS HILANG SELAMANYA DI INDONESIA

Lumajang (08/10/2019). rilis dari humas OJK (otoritas jasa keuangan) terkait Siaran Pers Satgas Waspada Investasi yang diterima oleh media memuat 182 perusahaan yang dimasukkan dalam daftar ilegal investasi dan perlu ditindak. 182 perusahaan tersebut dibagi menjadi 3 klasifikasi yaitu 133 Fintech peer-to-peer lending, 22 gadai swasta dan 27 entitas penawaran investasi tanpa izin

pada urutan ke 25 entitas penawaran investasi tanpa izin tertera PT Amoeba Internasional (bisnis qnet) yang tercantum sebagai salah satu entitas investasi ilegal yang harus di tindak.

Dalam pernyataan nya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MH MM yang juga merupakan putra daerah asli Kota Makassar bersyukur pihak Satgas Waspada Investasi telah menyatakan PT Amoeba Internasional sebagai investasi illegal.
.
“Saya sangat mengapresiasi pihak OJK, pasalnya telah memasukan PT Amoeba Internasional sebagai daftar hitam sebagai investasi illegal. Dengan demikian masyarakat luas tak perlu bertanya-tanya lagi tentang legalitas dari PT Amoeba Internasional, karena OJK sebagai pihak yang sangat berkompeten dibidangnya telah menyatakan perusahaan tersebut sebagai perusahaan yang illegal” “saya memang sangat aktif berkomunikasi dengan pihak OJK dan Satgas Waspada Investasi untuk menyampaikan fakta-fakta dilapangan tentang bisnis Q-Net yang dijalankan oleh PT Amoeba Internasional yang sangat merugikan masyarakat.
.
saya sampaikan tentang Pola kebohongan dalam menawarkan bisnis Q-Netnya dan sistem cuci otak yang dijalankannya sangat berbahaya. Banyak masyarakat kecil yang menjual sawah, menjual sapi bahkan sampai terlilit utang sampai saat ini karena doktrin UGD yang mereka terima. Doktrin ini singkatan dari Utang, Gadai , Dol (jual). mereka membujuk setiap member baru untuk mencari utangan ke teman, saudara bahkan sampai pinjam bank karena katanya sekali ikut pasti dalam waktu singkat uangnya akan kembali dan pasti akan kaya raya. mereka menunjukkan rumah-rumah mewah.



Sumber: Makassar.net

Tidak ada komentar: